Categories

Senin, 18 November 2013

The Precious One : Precise Shoes


What?! Indonesia Youth Ambassador?
“everyone can visit any country as a tourist, but not everyone can visit any country as a youth ambassador!”
Walaupun terdengar sedikit arogan, ungkapan di atas banyak mengandung kebenaran. Bagi sebagian orang, mungkin pergi ke luar negeri bukanlah hal istimewa. Ada orang yang menghabiskan musim panasnya di Hawai, lalu musim semi dihabiskan di Jepang setelah musim dingin dihabiskan di Amerika dan musim gugur digunakan untuk keliling Eropa. Ya, siapapun bisa pergi ke luar negeri sebagai wisatawan, tapi tidak setiap orang bisa mengunjungi negeri-negeri lain itu sebagai Youth Ambassador.

Selasa, 12 November 2013

Cakar - Cakar Naga

The Opening
Selasa 22 Oktober 2013 adalah hari spesial bagi semua anggota kontingen. Kenapa? Karena, di hari inilah International Youth Organization Forum dan Beijing Sister City Youth Camp akan dibuka. Hari yang ditunggu semua orang.
Sejalan dengan pernyataan Bapak Atase Pendidikan KBRI Beijing, China sedang dalam mega proyek untuk mengesankan dirinya sebagai pemimpin baru dunia. Dalam berusaha mewujudkan itu, pemerintah China dari tingkat pusat hingga tingkat akar rumput ikut ambil bagian. Salah satunya adalah International Youth Organization Forum yang digelar Beijing Youth Federation dan Beijing Sister City Youth Camp yang digelar pemerintah kota Beijing.

Sabtu, 09 November 2013

Anatomi China

Menyambangi KBRI Beijing


Senin pagi adalah jenis festival tersendiri di Beijing, saya menyebutnya Festival Kabut Kebangkitan. Semua orang keluar rumah memulai aktifitasnya. Di Beijing, merupakan fenomena yang janggal jika udara pagi tak berkabut. Orang-orang berdesakan di halte-halte bus, saling mendekat untuk lebih menghangatkan diri. Kami membaur dengan warga kota yang mulai sibuk memadati jalanan dan hanya menyaksikannya dari balik jendela bus. Kami menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia.

Jumat, 01 November 2013

Menginjak Tanah Tiongkok

Tentang Revolusi, Feng Shui dan Kapitalisasi
 Dalam kontestasi ideologi besar dunia, komunisme dianggap sudah berakir dan kapitalisme dinobatkan sebagai “The Last Man Standing” yang mengakiri sejarah. Sejak tesis ini dikemukakan Francis Fukuyama, seorang pemikir cemerlang Amerika, pada 1994, banyak pakar lain yang meng-iya-kan nya. Perkembangan berikutnya adalah fakta-fakta besar yang krusial, semakin mendukung keabsahan tesis ini. Hingga pada akir dekade 90an, China mulai membuka jati dirinya, muncul sebagai satu kekuatan ekonomi besar dunia. Kekuatan ekonomi China mulai menunjukkan taringnya dan semakin menguat, merubah konstelasi ekonomi-politik dunia. Ledakan ekonomi China sebagai salah satu negara komunis seakan berteriak lantang: hancurnya Uni Soviet bukanlah akir dari komunisme.