Categories

Jumat, 23 Desember 2011

Subsidi BBM: penyakit mematikan peradaban!


Indonesia dan subsidi BBM-nya.
Indonesia. Negeri ini dibangun di atas puing-puing memori traumatic kolonialisme. Tiga ratus tahun hidup di bawah kaki kekuasaan ekstra-represif pemerintahan kolonial, membuat keterikatan arus bawah semakin solid. Dan lahirlah rasa kesenasib-sepenanggungan antar masyarakat arus bawah kekuasaan itu menjadi satu kesatuan rasa yang kemudian bertransformasi menjadi keinginan bersama menuju merdeka. Kesatuan rasa ini berkembang dan menyelesaikan metamorfosisnya menjadi sebuah bangsa. Untuk menjamin kepentingan bangsa yang dibangun di atas fondasi solidaritas ini, para penggeraknya kemudian memprakarsai dibentuknya sebuah payung pelindung yang bertugas memenuhi kepentingan masyarakat berbangsa tersebut. Payung itulah Negara. Negara yang berkedaulatan rakyat, berorientasi pada kemakmuran bangsa dengan menjunjung tinggi perdamaian. Negara, kekuatan politik untuk menjamin kemerdekaan setiap warga bangsanya dan berkontribusi bagi perdamaian dunia, Negara Indonesia.

Kamis, 22 Desember 2011

Surat dari Anakmu.



Aku seorang pecinta wanita. Mungkin, maksud hatiku menggambarkan perasaanku kepada wanita dengan kata “cinta” tak sama dengan pemaknaan “cinta” pada umumnya. Namun, seperti kata Levinas, terkadang, bahasa tak mampu menampung makna yang coba dikomunikasikan manusia. Tak apalah, hanya kata itu yang paling tepat mewakili rasaku pada mahluk indah itu: wanita, aku cinta!.

Jumat, 16 Desember 2011

ISLAM, MASYARAKAT SIPIL DAN EKONOMI PASAR



Tulisan ini adalah sebuah resume dari buku yang diterbitkan Friederich Naumann Stifftung Indonesia dengan judul yang sama dengan tulisan ini. buku ini sendiri merupakan perwujudan dari kegelisahan kaum yang peduli akan isu – isu islam, demokrasi, liberalitas kehidupan sosial-ekonomi masyarakat sipil serta hubungan – hubungan yang terjadi antara kesemuanya itu (mencakup pertentangan dan relefansinya).
Buku itu sendiri adalah buku yang ditulis oleh kalangan liberal yang gelisah merasakan seakan – akan islam dan demokrasi hidup dalam dimensi yang berbeda yang antara keduanya tidak ada hubungan saling mempengaruhi. Hal ini terlihat pada kurun awal abad 19 hingga menjelang masuk abad 20. Masa itu, demokrasi menjadi begitu massive. Satu persatu pemerintah sosialis di dunia mulai berjatuhan di tangan revolusi, hingga puncaknya adalah keruntuhan Negara komunis super power Uni Soviet. Kemenangan demokrasi di dunia menyebabkan arus persebarannya segera mendunia. Gelombang persebaran ini memeluk hamper seluruh bagian dunia, kecuali satu kawasan di asia, yaitu kawasan timur tengah. Seperti gelombang – gelombang demokrasi sebelumnya, gelombang ini pun rupanya tak cukup kuat untuk mampu menjadikan kawasan timur tengah sebagai pemeluk demokrasi.

Jumat, 25 November 2011

Membangun Masyarakat Bebas



ON LIBERTY
Ide Kebebasan
Tak berlebihan kiranya kalau dalam pengantar buku Prinsip – prinsip Masyarakat Merdeka, Nirwan Arsuka memulainya dengan keresahan yang mendalam seorang penyair Perancis, Paul Eluard akan sebuah kata: Kebebasan. Keresahan inilah yang kemudian merintis gerakan Surealisme dan membakar semangat setiap insan Perancis untuk bangkit melawan pendudukan Nazi masa itu. Mereka akan telah rela mengorbankan apapun demi mempertahankan kebebasannya karena untuk mendapatkan kebebasan itu pun, mereka (baca: nenek moyang mereka) telah pernah mempertaruhkan segalanya dalam Revolusi Perancis, sebuah Revolusi besar yang menggetarkan dunia dengan ide-ide tentang kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan.

Senin, 21 November 2011

BROKENHEART!!!.


Seperti yang kita semua tahu, setelah menekuk Vietnam dua gol tanpa balas di perempat final (19/11), Skuad Garuda Muda berhak melaju ke final menghadapi Malaysia yang lebih dulu memenangkan duel melawan Kamboja untuk mendapatkan tiket yang sama. Jadilah Indonesia harus menghadapi Malaysia untuk kedua kalinya dalam turnamen SEA GAMES XXVI ini demi mendapatkan gelar juara di cabang olahraga paling favorit di dunia itu.

Jumat, 04 November 2011

Wajah Indonesia



Wajah Indonesia.
Masih segar tentunya dalam ingatan kita bahwa Elit Legislative kita, tepatnya BURT DPR RI, mencanangkan pembangunan gedung baru senilai tak kurang dari 1,6 Trilyun rupiah. Sarang “orang Mulia” baru dengan 36 lantai yang mungkin sengaja dirancang untuk menjadi tandingan The Twin Towers Malaysia. Rencana ini mendapat berbagai respons masyarakat luas. Respons yang mayoritas negative itu semakin marak mencuat setelah Presiden SBY lempar wacana tentang penanggulangan kemacetan di Jakarta.

Minggu, 16 Oktober 2011

Mengutuk Kehidupan

Rasa yang Asing

Yah, hari kamis sore, selepas kuliah kuputuskan bertolak meninggalkan Jakarta dan segala hiruk-pikuknya menuju Cirebon, menjenguk Kaka Ipar yang tepat baru seminggu melahirkan serta Sang Cahaya Harapan, Kemenakan Pertamaku, Sang Pembangun Kemaslahatan (begitu kusebut dia) tepat di hari ke-tujuhnya menghirup udara dunia. Kabar kehadirannya ke dunia 168 jam yang lalu menjadi nafas baru bagiku. Dia, bekal baru bagiku mengarungi hidup, sumber inspirasi baru saat sumber inspirasi  lainnya menjauhiku, penyambung nafas ketika mulai sesak dan hampir putus, pemenuh dahaga jiwa penangkal petaka. Dia, yang senyumnya akan menjadi penghancur segala gundah, wajahnya yang akan mengubur semua resah, tawanya yang akan membawaku ke dunia indah, satu dunia yang hanya ada cerita tentang tawa.

Kamis, 29 September 2011

Lemak di Dunia Kita (baca: Remaja Kolot, piss…^_^)


Mendengar kata lemak, hal pertama yang muncul di benak sebagian besar orang adalah seorang gemuk yang obesitas. Bahkan, jika yang mendengar adalah seorang gadis ababil (ABG labil) yang gak laku-laku alias ngejomblo karena ga ada yang mau (hehehe…, katanya seh belon ada yang cocok), doi pasti langsung teriak: “lemak??? AAAAWW TIDAK!!!”. Begitulah kira-kira ekspresi awal sang ababil. Dalam dunia mereka, dan dunia kebanyakan kita tentunya, lemak memang menjelma menjadi momok menakutkan bahkan jauh lebih menakutkan dari jerawat. Wajar memang, karena bagi manusia seusia kita, problem bagaimana menarik perhatian lawan jenis adalah hal yang sangat fundamental. Namun, apakah itu layak untuk terus dilakukan???, mari kita lihat jawabannya di uraian berikutnya.

Belanda, Oh Belanda

Mendengar kata Belanda, mungkin yang akan segera tervisualisasi dalam bayangan kawan-kawan adalah kesebelasan De Oranje yang sedang berpose sebelum pertandingan internasionalnya, atau mungkin hamparan taman tulip yang tertata rapi dan indah menyerupa surga bagi para pecinta bunga, atau..., kincir-kincir angin besar gagah dan eksotis? Tepat sekali jika memang hal-hal tersebut yang pertama kali muncul dalam benak kawan-kawan. Hal-hal tersebut memanglah trade mark utama Negeri Bawah Laut ini. Namun, tak adil rasanya jika kawan-kawan memandang Belanda hanya sebatas itu. Pesona Belanda, jauh lebih indah dan eksotis dari yang kawan-kawan bayangin lho! Ga percaya???, mari kita lihat, cekodot!
-          Negeri Kincir, Bukti Kegigihan Bangsa Belanda

Mendapat julukan Negeri Kincir Angin, tentunya karena memang di belanda-lah dulunya pusat pemanfaatan kincir angin untuk berbagai macam keperluan. Jika kita melihat foto-foto iklan pariwisata kerajaan bernama resmi Netherland ini pun tak jarang gambar kincir anginlah yang dipajang. Hal tersebut dikarenakan karena memang membicarakan Belanda, harus membicarakan monument hidup yang satu ini: kincir angin. Kenyataan ini menggambarkan betapa dekatnya negeri ini dengan kincir angin.
Sulu, sebelum medin uap ditemukan James Watt di Inggris, semua pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar di Belanda dikerjakan menggunakan kincir angin. Selain untuk keperluan industry dan penggilingan bahan makanan, kincir angin juga digunakan bangsa belanda untuk berperang melawan musuh terberatnya sepanjang masa: air. Seperti yang kita ketahui bahwa hampir 20% daratan belanda berada di bawah garis permukaan laut. Hal ini menyebabkan bangsa belanda harus berperang melawan air sejak masa awal berdirinya kerajaan ini. Kincir angin sebagai inovasi teknik mutakhir dalam rangka menjalani peperangan ini menunjukan betapa kokohnya kegigihan bangsa Belanda, dan tentu saja belum sempat diwarisi bangsa kita.
Si belanda, setiap satu buah kincir angin mewakili hidup 200 jiwa penduduknya. Maka bisa dibayangkan berapa umlah kincir angin di belanda jika penduduknya ada 2 juta jiwa saja. Namun itu jumlah dua abad yang lalu, jauh sebelum revolusi industry. Saat ini, jumlah keseluruhan kincir angin di Belanda hanya tersisa 100 buah, itupun karena sudah dilestarikan keberadaannya oleh pemerintah kerajaan sebagai cagar budaya. Keseratus buah kincir angin di belanda itu hampir seluruhnya terdekat di dua kawasan wisata belanda, Kinderdijk dan Zaansche Schans. Di kedua kota tersebut anda bisa menyaksikan Si Nyonya Tua Standaardmolen (Post Mill), Si Trendy Wipmolen (Hollow Post Mill), Si Gagah Kloeke Poldermolen (Polder Mill), Si Jangkung Stellingmolen (Tower Mill with a Stage), dan tentu saja Si Produser Paltrokmolen (Industies Post Mill).
-          Kampung Halaman Bunga

Normal jika anda mengasosiasikan Belanda dengan Bunga. Bagaimana tidak? Belanda terkenal dengan banyak dan beragamnya spesies salah satu bunga terindah di dunia: tulip. Tak tanggung-tanggung, bahkan taman bunga terindah versi majalah Vogue adalah taman bunga Keukonhof di Belanda. Taman bunga yang tertata dengan sempurna itu mengisahkan betapa kehidupan bangsa Belanda sangat dekat dengan bunga.
Di belanda, bunga tak hanya ada untuk ditanam, tetapi bahkan bisa mendatangkan kekayaan tak terkira.  Di belanda, bisnis bunga mencapai omzet empat milyar euro atau sekitar 54,3 trilyun rupiah pertahun. Bahkan lenih banyak dari jumlah biaya kampanye elit politik negeri kita yang menggunung. Walaupun sebetulnya tulip sendiri berasal dari kawasan Persia, namun layaklah kiranya Belanda disebut Kampung Halaman Bunga, karena Bunga menemukan rumahnya disana.
-          Dam dan Kanal: Dunia Bawah Air

Telah kita ketahui bersama bahwa setengah dari seluruh daratan Belanda berada tak lebih dari satu meter dari permukaan laut, bahkan 20% dari wilayahnya kini berada dibawah permukaan laut. Kenyataan geografis yang begitu ekstrem ini tak menjadikan bangsa Belanda tunduk pasrah pada keadaan. Bahkan sejak sebelum masa aufklarung, bangsa belanda telah berinovasi menghadapi tantangan alam. Mental solutif inilah kamdian yang menjadikan kekurangan ini menjadi kelebihan. Selain tercatat sebagai bangsa paling pakar di dunia mengenai urusan jembatan dan bendungan, mental ini juga melahirkan sunia baru yang keindahannya tak dapat dibantah siapapun: Negeri Bawah Laut.
Membayangkan betapa syahdunga menyusuri Amsterdam, Rotterdam, atau Leiden lewat jalur air kanal-kanalnya merupakan motivasi tersendiri mengapa banyak warga dunia mengunjungi Belanda. Expedisi kanal di belanda bahkan bisa lebih seru dari kakaknya di Itali, Venesia. Bagaimana tidak? Dengan kenyataan geografis sedemikian rupa, belanda memiliki potensi transportasi air yang luar biasa. Netherlad Canals Expedition adalah kegiatan yang akan membuatmu serasa berada di atlantis!.
-          De Oranje, Juara Tanpa Piala

Tercatat tiga kali Tim Nasional kerajaan Belanda sampai ke laga puncak FIFA World Cup, Piala Dunia namun ketiganya tak cukup untuk memboyong piala paling prestisius di kancah sepak bola dunia itu ke tanah oranje. Di tahun 1984 De Oranje yang dimotori Johan Cyruf harus mengakui keunggulan tuan rumah Jerman di final, berikutnya, De Oranje harus tuduk dipecundangi Argentina di final 1988, terahir di final 2010 De Oranje yang yang digalang Arjen Roben, Van Persie, Van Nistlerooy, Van Der Sar, Clarence Seedorf, Van Der Vaart, dan Giovani Van Bronchost dipaksa mengaku kalah di depan Spanyol dan merelakan piala tersebut diboyong ke Madrid.
Namun begitu, gaya sepakbola Belanda sangat khas. Turun-temurun KNVB belanda berhasil mempertahankan label legendarisnya sebagai Mazhab Belanda, Total Football. Maka, jabatan juara tanpa piala adalah layak disandang Belanda sampai piala dunia berikutnya mereka bisa memboyong piala tersebut ke Den Haag.
-          Negeri Sejuta Festival

Orang belanda paling tahu bagaimana menikmati hidup. Seisi penjuru negerinya mencerminkan kesetiakawanan social dalam toleransi, kesederhanaan dalam keindahan dan profesionalisme dalam kebahagiaan. Hal itu terbada dari tata kota yang begitu rapi dibangun dengan teknologi arsitektur terbaik di dunia dan dibalut dalam dekapan salah satu tradisi seni terluhur dunia.
Selain itu, orang belanda juga menuangkan keluhuran budayanya dalam berbagai macam festival berkelas dunia yang diadakan di belanda. Di belanda, setiap kota memiliki beberapa festival unggulannga. Sebut saja International Film Festifal Rotterdam, Realism Art Fair, Amsterdam International fashion Week, Grachten Fest, Holland Fest, ParkPop dan ratusan yang lain. Jadi, kapanpun kamu berkunjung ke belanda jangan takut ga kebagian jatah festival deeh.
-          Kota Mesin Waktu

Selain terkenal dengan Dam, Kanal, Kincir dan bunganya, belanda juga dikenal dengan Negeri Museum. Bagaimana tidak, di belanda setiap kota memiliki museum densiri-sendiri. Mulai dari museum seni terkenal seperti Museum Van Gogh, hingga salah satu museum terbesar dunia Amsterdam Rijswijk Museum berdiri kokoh di Belanda. Bahkan sebagian besar koleksi benda-benda sejarah negeri kita juga tersimpan rapi di museum-museum Belanda lho!. Makanya, jika ada yang bilang di museum sejarah dihidupkan kembali, maka saya akan bilang Belanda adalah Kota Mesin Waktu.
-          Sepotong Wajah Indonesia
Yaaah…, seperti yang kita tahu, hubungan negeri yang satu ini dengan negeri kita memang sangat-sangat erat. Sejarah kedua Negara tak dapat saling terpisah sampai kapanpun. Selama tiga setengah abad kedua negeri ini terjalin dalam hubungan formal pendudukan yang tiga abad sebelumnya telah terjalin hubungan perdagangan. Dengan catatan sejarah sebegitu luarbiasanya, maka tak berlebihan kiranya jika kita akan melihat Sepotong Wajah Indonesia dari belanda. Salah satu bukti terkuatnya adalah bahwa hingga saat ini, festival Pasar Malam Besar sebagai ajang etalase hasil-hasil kebudayaan Indonesia masih terselenggara dengan begitu meriah.

Jika suatu saat kawan berkesempatan kesana, tolong bawakan tulip terindah dari sana yak!.[bali]

(lanjutin) Kuliah ke Belanda Yuk!!!

Negeri Kincir Angin
Belanda??? Kenapa harus belanda? Bukannya kita punya dendam kesumat yang belum terbalaskan sama mereka? Bayangin, tiga setengah abad!!
Hubungan bilateral Indonesia dengan belanda memang memiliki sejarah kelam. Terlepas bagaimana jadinya negeri ini jika tak pernah dijajah belanda, pendudukan belanda atas tanah nusantara selama tiga setengah abad tentunya meninggalkan luka yang tak begitu saja dapat sembuh, apalagi di hati mereka yang memahami penderitaan pendahulunya selama meringkuk di bawah kaki Belanda. Namun, untuk menyimpan dendam berkepanjangan hingga saat ini, bukankah itu sia-sia saja bahkan malah menghambat perkembangan negeri kita?? Tentunya masih kuat dalam ingatan kita bahwa banyak dari bapak bangsa kita yang merupakan jebolan pendidikan belanda. Dendam??? Mending kelaut aje!
Seperti yang kita ketahui bahwa Negara-negara eropa adalah kitab peradaban dunia saat ini. Berbagai penemuan-penemuan penting yang mengubah dunia terjadi disana. Revolusi Industri sebagai titik tolak perubahan dunia dibidang ilmu pengetahuan dan Revolusi Peranscis sebagai titik tolak perubahan struktur social politik kemasyarakatan pun terjadi di daratan eropa. Bahkan hingga saat inipun, eropa tetap menjadi kiblat dunia.
Selain keperkasaan jerman, romantika itali, perancis yang seksi, eropa juga memiliki belanda sebagai salah satu Negara mapan. Disamping keadaan alam seperti salju, kanal, dam, tulip dan kincir angin, belanda juga mapan dalam hal ilmu pengetahuan dan teknoligi. Sungguh ideal dijadikan tujuan studi. Yah memang, selain keindahan alam, kemegahan bangunan dan kerapian tata kota khas eropa yang selalu unik, megah dan modern dalam satu waktu yang tentu saja sangat menarik untuk disaksikan, masyarakat belanda, seperti umumnya masyarakat eropa di Negara lainnya, sangat dekat kehidupannya dengan seni. Hal inilah yang kemudian menjadikan setiap hal tentang eropa selalu terkesan indah. Semuanya harus dengan sentuhan seni.
Gimana sih Rasanya???
Yang pasti, bakal seru dang a rugi seumur-umur deh! Untuk meyakinkan kamu, mari kita simak  alasan-alasan mengapa jadi nikmat studi di belanda itu lengkap dengan pengakuan-pengakuan saksi hidupnya.
1.      Rata-rata orang belanda jago berbahasa inggris.
Bahasa inggris memang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat belanda. Hamper delapan puluh persen rakyat belanda menggunakannya disamping bahasa nasional mereka: bahasa belanda. Hal ini menjadi kemudahan yang tak dapat dinikmati pelajar mancanegara di negeri eropa lain seperti perancis, itali, ataupun jerman. “Sebagian besar orang Belanda bisa berbahasa Inggris, sehingga tidak terlalu sulit berkomunikasi, termasuk ketika kuliah,” ujar Arya ardiansyah, mahasiswa TU Eindhoven.
2.      Banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di belanda.

The International Court of Justice
Menurut catatan Nuffic, ada sekitar 1500 mahasiswa Indonesia yang kuliah di belanda. Merupakan keasyikan tersendiri tentunya bisa berinteraksi, bersendagurau dan bercanda ria dengan kawan senasib dan sebangsa di negeri orang. Berbagi cerita adalah hal yang begitu mengasyikkan.
3.      Kualitas universitas, perkuliahan dan system pendidikan yang jempolan.
Di belanda, setiap universitas memiliki standard pelayanan dunia. Fasilitas lengkap berbasis teknologi terbaru, sumber daya manusia yang memadai, dan fasilitas penunjang yang sangat mendukung. Selain itu, system pendidikan di belanda menjunjung tinggi sikap ilmiah, egaliter dan sangat menekankan pada kapasitas ilmiah dengan konsentrasi pada pengembangannya.
Budaya akademis yang dibangun adalah budaya diskusi yang tak melulu terpaku pada teks buku. Para dosen di sana terbuka untuk diskusi, melek teknologi, menghargai perbedaan pendapat. Mereka juga melakukan risetyang sejalan dengan kuliah, sehingga ilmu-ilmunya benar-benar up to date, bahkan kadang-kadang punya tools sendiri, mereka juga dibantu fasilitator-fasilitator yang memang pakar dibidangnya. “Dosen lebih berdedikasi. Mengajarnya jelas. Mata kuliah dikupas sampe sebiji-bijinya. Kalau kita ada komplain ke dosen, misalnya dia absen tanpa keterangan atau mengajar kurang jelas, bisa dilaporin ke universitas,” ujar Irene Panuju, mahasiswa tahun kedua jurusan ICT, Fontys University of Applied Sciences, Eindhoven.

4.      Fasilitas penunjang yang lebih dari sekedar lengkap.
Si belanda, mahasiswa adalah manusia dengan strata social special. Mahasiswa mendapatkan berbagai macam fasilitas khusus. Mulai dari keanggotaan puluhan perpustakaan dengan koleksi super lengkap dan aktual, fasilitas unlimited internet access gratis dengan kesempatan fantastis, hingga jatah nge-print gratis! Itu semua belum terhitung fasilitas asuransi dan jaminan kesehatan, betapa tak menyenangkannya belajar di tenpat semacam ini?
5.      Masyarakat belanda yang dengan seribu kelebihannya.
Jika ada yang mengatakan bahwa indonesiamewarisi watak administrasinya yang super-duper ribet dari belanda, memang betul adanya. Namun jika dikatakan bahwa Indonesia juga mewarisi Jam Karet-nya dari belanda, itu jelas hanyalah tuduhan tak berdasar. Budaya ngaretnya Indonesia ternyata bukan dating dari belanda. Orang belanda terkenal dengan budaya On Time yang tiada duanya di dunia, serta budaya tertib dan rapi. Lalu lintas Indonesia akan tampak sangat bar-bar jika anda melihatnya setelah merasakan keteraturan lalu lintas di belanda mulai dari pengendara mobil motor, sepeda, hingga para pejalan kakinya.
Untuk itu, apalagi yang kau tunggu? Mari ukir prestasi detinggi mungkin dan sampai ketemu di Netherland!. (^_~)[bali]
Sumber: majalah Jong Indonesia & Novel Negeri van Oranje

Memaknai Hidup Sebagai Muslim

Oleh: Najib Yusuf (Warga asrama, Mahasiswa Bimbingan & Konseling UHAMKA)
Sebagai seorang muslim, maka jelaslah bagi kita bahwa tuntunan hidup kita adalah Al-Qur’an dan Assunah. Dalam hidupnya, seorang muslim menempatkan kedua panutan ini sebagai Manual Book yang memandu hidupnya. Pandangan hidupnya selalu didasari oleh Al-Qur’an dan Assunah.
Bagi seorang muslim, allah SWT menciptakan manusia bukan sekedar keisengan belaka. Dia menciptakan manusia dengan misi utama yang menggelayut di punggungnya. Seperti pada firman Allah berikut ini:

Muhammad dan Istri-istrinya.


Dilemma memandang fakta sejarah.
Kita adalah umat muslim. Penganut ajaran tauhid yang dibawa seorang anak manusia dari dataran Arab sebagai rahmatan lil alamin. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Sang Pembawa berita, Nabi Kita, adalah seorang Arab dari suku Quraisy bernama Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib. Sebagai seorang nabi lengkap dengan kualitas-kualitas kenabiannya, sudah tentu segala polah tingkah lakunya menjadi panutan bagi umatnya. Segala perkataan, ketetapan dan perbuatannya ditempatkan sebagai penerjemahan ajaran islam yang dibawanya kedalam dimensi manusia (hadits).
Selama riwayat hidupnya, Muhammad memang mengajarkan kebajikan hidup yang tak satupun orang mampu menandinginya. Selain sebagai tokoh spiritual yang sangat dalam pengaruhnya, beliau juga seorang tokoh politik yang sangat dominan, seorang ahli strategi taktik, panglima perang terkemuka dan tentu saja propagandis paling sukses sepanjang sejarah dunia. Tak heran jika kemudian Michael Hart menempatkan beliau di posisi pertama sebagai manusia paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia, meninggalkan Sir Isaac Newton di posisi kedua dan Isa Al-Masih di posisi ketiga.
Sebagai seorang Nabi, Muhammad begitu sempurna di mata pengikutnya. Ucapannya adalah hukum Tuhan, akhlaknya adalah tuntunan, ketetapannya merupakan jalan keselamatan. Begitulah islam berkembang hingga di zaman global sekarang ini. Muhammad tetap tak tergantikan.
Dalam rangka mengikuti tuntunan Muhammad di zaman modern ini, terjadi perbedaan pendapat dalam memahami pesan-pesan dari tuntunan sang nabi. Sebagian menelan bulat-bulat secara tekstual dan berpendapat bahwa ajaran islam yang dibawanya sudah komprehensif dan lengkap denyentuh segala bidang kehidupan, sementara sebagian yang lain memahaminya dengan klaim bahwa kalaupun Muhammad hisup di zaman sekarang, tentunya, banyak hal yang akan berubah dari hadits-haditsnya, karena semua itu adalah penerjemahan pesan-pesan ilahiah ke dalam kerangka sosio-antropologis penerjemahnya saja. Namun, biarkanlah perdebatan itu diambil porsinya oleh mereka yang masih memperdebatkan, yang akan dikemukakan disini adalah hal yang lain lagi.
Salah satu problematika dalam meniti tuntunan Muhammad, yang hingga saat ini masih menuai kontroversi dan kerap dijadikan titik tembak mereka yang tidak suka dengan ajaran Muhammad adalah fakta bahwa Muhammad memiliki banyak istri, bahkan sangat banyak!.
Hal ini tentu telak bagi kita. Satu sisi kita mengimani secara penuh bahwa Muhammad adalah Rasulullah, manusia terpilih yang suci, sang juru selamat, penebar syafa’at di hari kiamat, namun di sisi lain timbul keraguan dalam diri kita, seorang yang suci mengoleksi Sembilan orang istri dalam satu waktu?? Bukankah itu sebuah arogansi yang sangat berlebihan? Terlampau lepas menuruti nafsu? Menurunkan derajat perempuan? Ataukah ada apa gerangan dibalik itu semua?
Kata Mereka Para Orientalis
Melihat fakta diata, kaum orientalis mengeluarkan argument yang akan menggoyahkan ketetapan siapapun yang beragama dengan ilmu, namun belum cukup ilmu yang dimilikinya.
“Lihat! Muhammad sudah berubah. Tadinya, ketika ia masih di Mekkah sebagai pengajar yang hidup sederhana, yang dapat menahan diri dan mengajarkan tauhid, sangat menjauhi nafsu hidup duniawi, sekarang sudah menjadi orang yang diburu syahwat, air liurnya mengalir bila melihat perempuan. Tidak cukup tiga orang istri saja di rumah, bahkan ia kawin lagi dengan tiga orang perempuan, sesudah itu mengawini tiga orang perempuan lagi, selain Roichanah. Tidak cukup kawin dengan perempuan-perempuan yang sudah tidak bersuami, maka ia jatuh cinta kepada Zainab binti Zahsy yang masih terikat sebagai istri Zaid bin Haritsah, bekas budaknya. Soalnya taklain karena ia pernah singgah di rumah Zaid ketika ia sedang tak ada di tempat itu, lalu ia disambut oleh Zainab. Ketika itu ia sedang mengenakan pakaian yang memperlihatkan kecantikannya, dan kecantikan ini sangat mempengaruhi hatinya. Waktu itu ia berkata “Mahasuci Ia yang telah membolak-balikkan hati manusia!”. Kata-kata ini diulanginya lagi ketika ia meninggalkan tempat itu. Zainab mendengar kata-kata itu dan ia melihat api cinta bersinar dalam matanya.
Zainab merasa bangga terhadap sirinya dan apa yang didengarnya itu diberitahukannya kepada Zaid. Langsung waktu itu juga Zaid menemui Nabi dan mengatakan bahwaia bersedia menceraikannya. Tetapi Nabi menasihatinya: “Jaga baik-baik istrimu, jangan diceraikan. Hendaklah kamu ikut kepada Allah”
Tetapi pergaulan Zainab dengan Zaid sudah tidak baik lagi. Kemudian ia dicerai. Muhammad menahan diri untuk tidak segera mengawininya sekalipun hatinya gelisah. Ketika itu Allah berfirman:
Ingatlah, ketika kau katakana kepada orang yang telah diberi karunia oleh Allah, dan kau memberi  kenikmatan kepadanya: “Pertahankianlah istrimu dan bertaqwalah engkau kepada Allah.” Engkau merahasiakan dsalam hatimu apa yang oleh Allah hendak dinyatakan; engkau takut kepada manusia padahal Allah lebih berhak kau takuti. Maka setelah Zaid mengakhiri (perkawinannya) dengan dia, dengan segala keharusannya, Kami kawinkan engkau dengan dia, supaya jangan ada kesukaran bagi orang mukmin mengawini istri-istri anak angkatnya, bila dengan segala keharusannya sudah memutuskan hubungan (perkawinan) dengan mereka; dan ketentuan Allah harus terlaksana” (QS.33:37)
Setelah itulah perempuan itu dikawininya. Dengan perkawinan ini semarak cinta berahi dan api asmaranya yang menyala-nyala dapat dipadamkan. Nabi apa itu?! Bagaimana ia membenarkan hal itu buat dirinya sedang buat oranglain tidak?! Bagaimana ia tak tunduk kepada undang-undang yang katanya diturunkan Tuhan kepadanya?! Bagaimana pula “harem” ini diciptakan, yang mengingatkan orang pada raja-raja yang hidup bermewah-mewah, bukan pada para nabi yang saleh dan memperbaiki kehidupan ummat?! Selanjutnya, bagaimana pula ia menyerahkan pada kekuasaan cinta dalam hubungannya dengan Zainab sehingga ia menghubungi Zaid bekas busaknya supaya menderaikannya, kemudian ia tampil mengawininya! Hal semacam ini pada zaman jahiliyah pun dilarang, tetapi Nabinya orang islam ini membolehkan, karena mau meuruti kehendak nafsunya, mau memenuhi dorongan cintanya”


Mari kita cermati pernyataan kaum orientalis di atas. Pernyataan tersebut tentunya akan menggoyahkan mereka yang beragama dengan ilmu dan kesadaran. Tak dapat dipungkiri bahwa dalam pernyataan itu, seakan-akan wahyu hanyalah rekayasa Muhammad sebagai pembenaran dari perlakuannya dalam mengumbar nafsu saja, lalu menutup lemungkina orang lain bisa mengikutinya.
Kenyataanya dan Mengapa Demikian.
Dalam menanggapi hal tersebut, argumentasi yang cukup cerdas dikeluarkan oleh tokoh muslim dari Mesir, Muhammad Husain Haikal. Beliau nerpendapat bahwa:
Mereka para orientalis memang menuliskan sejarah Nabi dari sumber-sumber primer yang valid, tetapi mereka menggambarkannya dengan mengumbar khayal, membangun istana fantasi dalam khayal mereka tentang Muhammad dan hubungannya dengan perempuan. Beberapa hal yang harus diketahui dalam memahami dialektika ini adalah bahwa
1.      Setelah wahyu mengenai pembatasan jumlah istri turun, maka Istri muhammadpun tak bertambah. Artinya, sebelum wahyu tersebut turun, belum ada aturan mengenai jumlah istri yang diperbolehkan.
2.      Sampai usia lima puluh tahun, Muhammad hanya beristrikan Khadijah.
Muhammad menikiah dengan Khadijah dalam usia dua puluh tiga tahun, usia muda remaja, dengan perawakan yang indah, paras muka yang tanpen, gagah dan tegap. Sebagai manusia yang hidup di lingkungan budaya arab, Muhammad sebetulnya memiliki hak penuh untuk berpoligami. Selain karena budaya poligami yang sangat umum di masyarakat arab saat itu, juga karena hingga umu lima puluh tahun Khadijah tak mampu mengarunia seorangpun anak laki-laki yang hidup. Hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuat ia sangat dianjurkan untuk berpoligami dalam kerangka budaya arab. Namun, apa yang beliau lakukan kemudia?, dengan segala alasan yang meberikannya hak penuh untuk berpoligami, Muhammad tetap keukeuh hidup berdua dengan Khadijah yang notabene belasan tahun lebih tua dari beliau. Apakah mungkin sesudah mencapai umur lima puluh tahun, yang satu-persatu kenikmatan dicabut dari dirinya, beliau berubah mendadak sontak 180o menjadi seorang penggila sex?? Apalagi, itu dilakukan hanya dalam waktu tujuh tahun?? Tak mungkin kiranya tujuannya melulu soal sex.
3.      Fakta menarik tentang istri-istri Rasul.
Ada beberapa fakta unik mengenai rasul dan istri-istrinya, diantaranya adalah:
-          Muhammad hanya memiliki keturunan dari Khadijah sebelum umurnya mencapai lima puluh tahun dan hanya berketurunan dari Maria di usia enam puluh tahun. Padahal, banyak istrinya yang jauh lebih menarik secara gairah birahi.
-          Tak ada satuppun sumber yang menyebutkan bahwa Saudah binti Zam’ah adalah seorang cantik atau berharta, atau menjanjikan kepuasan seksual dalam perkawinannya. Beliau adalah seorang seorang terpinggirkan yang setia dalam perjuangannya mengikuti perintah Rasul dan merupakan janda miskin seorang sahabat Nabi yang setia Sakran bin Amr.
-          Aisyah dan Hafsah dinikahi Muhammad karena untuk mengikatkan dalam hubungan darah dengan ayah mereka, sebagaimana ia mengikatkan hubungan yang sama terhadap Ali dan Usman dengan menikahkan Anaknya dengan keduanya. Bahkan umar pun bersaksi bahwa jika bukan karena beliau, maka mustahil Nabi mau menikahinya, apalagi mengingat usia keduanya yang masih terlalu belia sedangkan usianya sudah berkepala lima.
-          Pernikahannya dengan Saudah, Zainab binti Khuzaimah dan um Salamah mengandung misi perlindungan terhadap kaum dhuafa dan jaminan bahwa ketika seorang muislim gugur di medan perang, maka istri dan anak-anaknya tak akan terlantar begitu saja. Ketiganya adalah janda jihad, dan ketiganya berjuangan dengan banyak anak dalam kerangkeng kemiskinan.
4.      Misi dibalik dinikahinya Zainab binti Zahsy.
Menikahnya Rasul dengan Zainab binti Zahsy tak lepas dari hubungan beliau dengan Zaid bin Haritsah, anak angkatnya sendiri. Perlu diketahui sebelumnya bahwa Zaid adalah mantan budak keluarga Bani hasyim yang Zainab adalah salah satunya. Zainab sempat menolak ketika Nabi melamarnya untuk Zaid. Selain karena Zaid yang tak kerasan lagi hidup berrumahtangga dengan seorang mantan majikannya dan ahirnya menceraikannya, Muhammad menikahi Zainab juga untuk menghancurkan budaya masyarakat arab yang mengatakan bahwa istri dari seorang anak angkat, maka sama hukumnya seperti terhadap anak kandung. Disinilah kemudian menjadi pembuktian keyakinan Muhammad bahwa untuk memastikan perintah Allah (QS.33:37) bisa berjalan, maka ia jadikan dirinya sendiri sebagai tumbal pendobrak.
Fakta mengenai lima puluh tahun kehidupan nabi Muhammad hanya beristrikan Khadijah mengajarkan kepada kita dengan tegas bahwa kecuali dalam keadaan luar biasa, beristrilah satu saja. [bali]

Inti Hidup: Perspektif Fisika Partikel





Man arafa nafsahu, fa arafa rabbahu “Barangsiapa mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya”. (Anonymous).
Mungkin dari ungkapan seorang bijak dari daratan arab inilah kemudian  para ilmuan modern bertolak mempelajari  alam semesta. Para ilmuan eropa klasik ahirnya berhipotesa bahwa untuk memahami  jagat raya ini, haruslah dimulai dari memahami partikel penyusunnya, sifat-sifat dari partikel tersebut dan bagaimana pola interaksi antar partikel. Pencapaian gemilang pertama dari hipotesa ini adalah ditemukannya mikriskop olek seorang ilmuan belanda, Anthony van Leuenhoek. Hal ini memudahkan laju penelitian selanjutnya.
Perkembangan hipotesa ini kemudian menyatakan bahwa molekul adalah partikel penyusun  terkecil dari alam raya dan hipotesa ini bertahan lama. Selama beberapa decade umat mausia percaya bahwa molekul adalah partikel terkecil yang tak dapat dibagi lagi hingga  pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan bahwa ternyata molekul  tersusun atas partikel-partikel unsur yang kemudian disebut atom, maka bergantilah pandangan dunia menyatakan bahwa partikel penyusun terkecil adalah atom dan tak ada yang lebih kecil.
Namun perkembangan selanjutnya menyatakan tak demikian, seorang ilmuan inggris Joseph John Thompson menyatakan bahwa di dalam sebuah atom, terdapat elektron-elektron.  Hal ini berimplikasi langsung pada cara dunia memandang fisika mikroskopik. Kini, klaim – klaim tentang partikel terkecil  diras sudah terlalu using untuk diperdebatkan, agenda kedepan menjadi bagaimana kita memahami partikel terkecil.
Setelah Ernest Rotterfor menyatakan bahwa selain memiliki electron, atom juga memiliki inti dalam tubuhnya, lalu Nielsbohr menyatakan bahwa  atom itu serupa galaksi mini, electron-elektron berputar mengelilingi inti atom sebagaimana planet berevolusi mengelilingi matahari, sekarang, dunia fisika partikel  sedang sibuk-sibuknya mengkaji tentang Quark dan Lepton.
Seorang fisikawan Amerika, Dr. Murray Gell-Mann menjelaskan bahwa quark adalah partikel elementer, yang artinya partikel yang sampai saat ini belum ada lagi partikel penyusunnya dan quark bukanlah partikel bebas yang dapat berdiri sendiri. Kumpulan dari beberapa quark dapat membentuk satu partikel lain, misalnya partikel berjenis meson yang terdiri dari dua buah quark, partikel berjenis baryon yang terdiri dari tiga jenis quark dan baru-baru ini ditemukan adalah pentaquark yang terdiri dari lima buah quark. Partikel-partikel seperti proton dan neutron termasuk ke dalam jenis baryon, sedangkan elektron bukan tersusun atas quark melainkan sudah merupakan sebuah partikel elementer yang termasuk dalam jenis lepton. Seperti partikel lain, quark memiliki antiquark. Yang nanti gabungan antiquark tertentu akan membentuk antipartikel. Kumpulan antipartikel inilah yang kita kenal sebagai teori dunia parallel. Film “The One” adalah salah satu gambaran dari dunia parallel. Tubuh kita berasal dari susunan atom yang atom tersebut tersusun dari berjuta-juta partikel, menurut teori partikel antipartikel maka ada kita yang satunya lagi di dunia lain “anti kita” karena kita tersusun dari atom-atom. Partikel dan antipartikelnya tidak akan pernah bisa bertemu, karena jika bertemu keduanya akan saling menghabisi dan sebagai gantinya adalah dua foton atau sinar gamma.

Lepton
Lepton adalah keluarga partikel unsur yang mencakup elektron, muon, tau, dan neutrino. Seperti halnya quark, yang membentukproton dan neutron dalam inti atom,lepton adalah fermion, yang berarti memiliki spin kuantum ½. partikel dasar lainnya dengan spin yang berbeda disebut boson dan memediasi interaksi gaya antara fermion. Fermion yang membentuk lepton dan quark, adalah " daging " dari materi, sementara boson adalah " kerangka ".
Dibandingkan dengan quark, lepton lebih ringan. Massa sebuah elektron adalah 1 / 1836 dari satuan massa atom (atomic mass unit “Amu”) yang merupakan perkiraan massa atom hidrogen. Massa non-lepton pada atom hidrogen berasal dari inti atom. Dua varian lepton lainnya - muon dan tau yang secara signifikan lebih berat. Lepton tau beratnya hampir dua kali lipat proton.
Ada tiga jenis lepton, sebagaimana disebutkan sebelumnya: elektron, muon, dan tau. Masing-masing memiliki neutrino terkait denganya yakni neutrino elektron, neutrino muon, dan neutrino tau. Neutrino memiliki massa hampir nol, maka terkadang neutrino ini disebut sebagai partikel hantu dan tidak bermuatan serta bergerak hampir mendekati kecepatan cahaya.
Elektron dan lepton mulia lainnya memiliki muatan negatif, lebih stabil daripada neutrino, dan dapat mengorbit inti atom. Elektron adalah yang paling stabil dari ketiganya dan dapat ditemukan di seluruh materi. Muon dan tau terbentuk selama percobaan akselerator partikel atau melalui dampak sinar kosmik. Keenam partikel ini memiliki antiparticle terkait tanpa muata yang saling berlawanan, sehingga jumlah total lepton sampai 12. Antipartikel ini  disebut antielectrons, antimuons, dan antitaus.  Ketika sistem yang mengandung lepton berinteraksi satu sama lain, jumlah lepton cenderung tetap. Keadaan yang langka di mana jumlahnya tidak tetap disebut anomali kiral. Kadang-kadang lepton mengubah jenisnya, tapi ini biasanya membutuhkan energi tinggi dan lepton yang berat sangat tidak stabil.
Selain kedua aktor di atas maka aktor lainnya yang berperan dalam pembentukan alam semesta ini adalah partikel penukar. Menurut teori, tidaklah bisa quark dapat berdiri sendiri. satu quark harus bersama-sama dengan quark jenis lain untuk membentuk satu partikel. Ketakberdayaan quark untuk hidup sendirian di luar proton telah menghasilkan problem tersulit dalam fisika partikel saat itu. Eksperimen memperlihatkan, jika dua buah quark di dalam proton dicoba untuk dijauhkan, gaya ikat kedua quark tersebut akan semakin besar. Kalaupun hal ini dipaksakan dengan cara menambah energi kinetik pada kedua quark tersebut, hukum kekekalan energi akhirnya turun tangan, dua partikel baru yang juga disusun oleh quark akan terbentuk. Lalu apa yang dapat mengikat quark-quark tersebut sehingga tercipta sebuah keteraturan?. Nah, aktor lainnya adalah partikel penukar. Partikel penukar ini ada 4 macam jenis atau interaksi yang mengatur berbagai interaksi antara lepton dan quark. Keempat macam interaksi itu adalah:
1.      Interaksi gravitasi yang bekerja pada seluruh partikel yang mempunyai massa, mengatur tarik-menarik benda-benda, mulai dari meneguhkan kita pada permukaan bumi sampai kepada pembentukan tatasurya dan galaksi.  di bawa oleh graviton.
2.      Interaksi elektromagnetik yang bekerja pada seluruh partikel yang bermuatan listrik, mengatur seluruh reaksi kimia, mulai dari terbentuknya atom sampai kepada proses berpikir dalam otak manusia, dibawa oleh foton .
3.      Interaksi kuat yang mengikat partikel-partikel penyusun inti atom, agar atom-atom penyusun alam ini stabil, yang dibawa oleh gluon.
4.      Interaksi lemah yang mengatur perubahan suatu atom menjadi atom lain, agar terbentuk unsur-unsur yang beraneka jenisnya, mengatur perubahan hidrogen menjadi helium pada matahari dan bintang-bintang sehingga tetap memancarkan cahaya, dibawa oleh boson madya.

Inilah duniamu, duniaku, dunia kita. Dunia yang terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja walaupun terkadang begitu menyakitkan. Dunia yang menawarkan segala kemungkinan revolusioner. Dunia yang disanakah kehisupan ahirat kita ditentukan. Maka sudah benar bahwa wahyu ilahiyah pertama adalah “iqro”, perintah untuk membaca. Karena dalam kehidupannya, tugas manusia adalah membaca untuk mengabdi. Membaca mekanisme fisis dengan ilmu fisika, membaca reaksi unsur-unsur dengan ilmu kimia, membaca kehidupan dengan biologi, membaca interaksi antar manusia dengan sosiologi, membaca bumi dengan geografi, membaca budaya dengan antropologi, membaca jiwa manusia dengan psikologi dan tentu saja membaca seisi dunia dengan otak manusia maka dari itu, hidup manusia adalah penelitiannya. Semua kegiatan pembacaan itu, haruslah diorientasikan pada tugas manusia selanjutnya, yaitu: mengabdi. Semua itu dilakukan sebagai bentuk pengabdian kita, manusia, kepada Sang Pencipta, Allah SWT.